Sentra Jamu Mujarab Kanker Nasofaring Gajah Putih

Sentra Ling Shen Yao Jamu Mujarab kanker nasofaring Gajah Putih Bener Meriah, hilangkan kanker nasofaring sampai tuntas tanpa bekas ke akarnya pulih seperti sediakala.

Ling Shen Yao efektif untuk segala jenis kanker atau tumor dimanapun letaknya berapapun tingkatannya baik ganas, jinak, stadium 1, stadium 2, stadium 3, stadium 4, hingga stadium lanjut, secara alami tanpa operasi.

Dengan keefektifannya artinya dapat mengatasi dan berfungsi sebagai:

  • Obat Kanker Serviks Gajah Putih
  • Obat Kanker Mulut Gajah Putih
  • Obat Kanker Payudara Gajah Putih
  • Obat Kanker Ovarium Gajah Putih
  • Obat Kanker Prostat Gajah Putih
  • Obat Kanker Paru-Paru Gajah Putih
  • Obat Kanker Darah Gajah Putih
  • Obat Kanker Rahim Gajah Putih
  • Obat Kanker Anjing Gajah Putih
  • Obat Kanker Otak Gajah Putih
  • Obat Kanker Kulit Gajah Putih
  • Obat Kanker Usus Besar Gajah Putih
  • Obat Kanker Empedu Gajah Putih
  • Obat Kanker Esofagus Gajah Putih
  • Obat Kanker Ganas Gajah Putih
  • Obat Kanker Ginjal Gajah Putih
  • Obat Kanker Gigi Gajah Putih
  • Obat Kanker Getah Bening Gajah Putih
  • Obat Kanker Hati Gajah Putih
  • Obat Kanker Hidung Gajah Putih
  • Obat Kanker Indung Telur Gajah Putih
  • Obat Kanker Jinak Gajah Putih
  • Obat Kanker Jaringan Lunak Gajah Putih
  • Obat Kanker Melanoma Gajah Putih
  • Obat Kanker Kolon Gajah Putih
  • Obat Kanker Lambung Gajah Putih
  • Obat Kanker Lidah Gajah Putih
  • Obat Kanker Limfoma Gajah Putih
  • Obat Kanker Leher Gajah Putih
  • Obat Kanker Mata Gajah Putih
  • Obat Kanker Mulut Rahim Gajah Putih
  • Obat Kanker Nasofaring Gajah Putih
  • Obat Kanker Tulang Gajah Putih
  • Obat Kanker Tenggorokan Gajah Putih
  • Obat Kanker Tiroid Gajah Putih
  • Obat Kanker Telinga Gajah Putih
  • Obat Kanker Testis Gajah Putih
  • Obat Kanker Vulva Gajah Putih
  • Obat Kanker Leher Rahim Gajah Putih
  • Obat Tumor Serviks Gajah Putih
  • Obat Tumor Mulut Gajah Putih
  • Obat Tumor Payudara Gajah Putih
  • Obat Tumor Ovarium Gajah Putih
  • Obat Tumor Prostat Gajah Putih
  • Obat Tumor Paru-Paru Gajah Putih
  • Obat Tumor Darah Gajah Putih
  • Obat Tumor Rahim Gajah Putih
  • Obat Tumor Anjing Gajah Putih
  • Obat Tumor Otak Gajah Putih
  • Obat Tumor Kulit Gajah Putih
  • Obat Tumor Usus Besar Gajah Putih
  • Obat Tumor Empedu Gajah Putih
  • Obat Tumor Esofagus Gajah Putih
  • Obat Tumor Ganas Gajah Putih
  • Obat Tumor Ginjal Gajah Putih
  • Obat Tumor Gigi Gajah Putih
  • Obat Tumor Getah Bening Gajah Putih
  • Obat Tumor Hati Gajah Putih
  • Obat Tumor Hidung Gajah Putih
  • Obat Tumor Indung Telur Gajah Putih
  • Obat Tumor Jinak Gajah Putih
  • Obat Tumor Jaringan Lunak Gajah Putih
  • Obat Tumor Melanoma Gajah Putih
  • Obat Tumor Kolon Gajah Putih
  • Obat Tumor Lambung Gajah Putih
  • Obat Tumor Lidah Gajah Putih
  • Obat Tumor Limfoma Gajah Putih
  • Obat Tumor Leher Gajah Putih
  • Obat Tumor Mata Gajah Putih
  • Obat Tumor Mulut Rahim Gajah Putih
  • Obat Tumor Nasofaring Gajah Putih
  • Obat Tumor Tulang Gajah Putih
  • Obat Tumor Tenggorokan Gajah Putih
  • Obat Tumor Tiroid Gajah Putih
  • Obat Tumor Telinga Gajah Putih
  • Obat Tumor Testis Gajah Putih
  • Obat Tumor Vulva Gajah Putih
  • Obat Tumor Leher Rahim Gajah Putih

Pada bagian testimoni kami sampaikan kisah nyata para penderita kanker/tumor yang telah sembuh menggunakan obat kanker nasofaring Ling Shen Yao, Anda dapat menyimak kisah mereka.

Semoga bisa menjadi inspirasi untuk Anda yang sekarang menderita kanker nasofaring, bahwa ada jalan keluar untuk keluhan Anda.

Catatan: Testimoni ini hanya sebagian dari ribuan orang yang sudah sembuh dengan Ling Shen Yao

Kisah Nyata Pasien Penderita Kanker Darah Yang Pulih

Sembuh Total Dari Kanker Darah Setelah Rutin Minum Ling Shen Yao.

Mengidap penyakit kanker darah, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Sinta. “Sebab saya tidak punya garis keturunan mengidap penyakit Kanker apapun,” kata Sinta. Penyakit yang saya idap itu bermula dari rasa pusing, panas dingin, pandangan berkunang-kunang, kalau berjalan sempoyongan, begitu juga bangun dari tidur, dunia rasanya berputar. Gejal awal itu terjadi tahun 1998. “Langsung saya bawa ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Hasil laboratorium menunjukkan, bahwa istri saya mengidap anemia, atau kurang darah,” kata suami Sinta.

Atas perintah dokter, dilakukan transfusi darah. “Setelah transfusi itu, kondisi istri saya langsung segar. Namun beberapa minggu kemudian, kondisi fisiknya melorot lagi. Dia sakit lagi dan transfusi lagi. Demikian terus menerus, hidupnya tergantung asupan darah dari luar. Sedangkan darah yang hilang dari tubuhnya, tidak diketahui lenyap pergi kemana. Atas kondisi itulah dokter melakukan pemeriksaan lebih detil. Hasilnya, dipastikan, istri saya mengidap multiple miloma, sejenis kanker darah yang cukup berbahaya,” kata suami Sinta.

Makin lama kondisi Sinta makin parah, terbukti HBnya sempat melorot hingga angka 2,3. Saat itulah dia mulai tidak sadarkan diri, nafasnya sesak, dan panas tubuhnya pun tinggi, mencapai angka 39,8 Derajat Celcius. Sinta pun dilarikan ke sebuah rumah sakit di kota Medan.

“Istri saya benar-benar terkapar tak berdaya. Berbilang bulan lamanya tidak bisa tidur, setelah diberi obat penenang, baru bisa lelap. Itupun tidak lama. Sedang buang air besar dan kecil dia lakukan hanya di tempat tidur. Pokoknya benar-benar parah dan tak berdaya. Dokter menyarankan untuk kemoterapi, itupun telah kami lakukan hingga 16 kali.

Hasilnya tidak banyak membantu, malah kondisi istri saya semakin parah. Terbukti, benjolan makin banyak tumbuh, disekujur tubuha. Seiring itu, rambut di kepalanya makin rontok. Pokoknya benar-benar mengenaskan. Setiap keluarga atau kerabat yang membesuk pasti menangis dan membayangkan istri saya tidak akan berumur panjang,” kata suami Sinta.

“Karena tidak ada perubahan yang membaik, rupanya dokter mulai menyerah. Mereka mengisyaratkan istri saya di bawa pulang saja dan dirawat di rumah. Kami pun tidak bisa berbuat apa-apa, selain menuruti isyarat itu,” kata anak Sinta.

Saat tidak berdaya itulah, salah seorang anaknya yang bermukim di Jakarta, dapat saran dari keluarga suaminya, untuk mencoba Ling Shen Yao.

“Seminggu setelah minum Ling Shen Yao, langsung ada perubahan dalam diri saya. Saya bisa tidur nyenyak, selera makan mulai enak, tidak muntah-muntah lagi. Makin lama makin baik, sesak nafas mulai hilang, buang air besar dan air kecil lancar.

Yang lebih mengagetkan saya, benjolan di badan saya makin hari makin mengecil secara serentak. Makin lama makin baik, hingga 6 bulan setelah minum Ling Shen Yao, saya benar-benar sembuh. Benjolan di seluruh tubuh hilang, rambut yang rontok tumbuh kembali, dan kulit saya sempat menghitam akibat kemoterapi pun normal kembali. Sekarang saya benar-benar Pulihh. Hal itu telah saya buktikan dengan test laboratorium, tanggal 17 Juli 2004,” kata Sinta bahagia.

Kisah Nyata Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening Yang Sembuh

Kanker Kelenjar Getah Bening Dokter Memprediksi Buta Pasca Kemo Dan Radiasi, Ternyata?

Kisah ini disampaikan oleh Ferry yang sejak kecil, Ferry (33) memang sudah mengidap penyakit sinusitis. Setelah dewasa tumbuh gumpalan NK-T Cell Limphoma, sejenis kanker kelenjar getah bening stadium 1 E di rongga hidung sebelah kirinya. Diagnosa tersebut berdasarkan pemeriksaan dua rumah sakit terkenal Singapura. “Saya menjalani 4 paket kemoterapi dan 25 kali radiasi. Awal menjalani dua metoda tersebut, kondisi saya jadi lemah, sangat parah, boleh dibilang hampir meninggal,” kata Ferry.

“Saat pertamakali menjalani kemoterapi dan dua kali radiasi, saya sudah tidak sanggup. Kondisi saya sangat parah, tidak bisa berjalan, dibantu kursi roda, rambut rontok, kulit muka dan sebagian tangan menghitam, badan pun sangat lemah, kerongkongan seperti terbakar, tak sanggup menelan apapun, termasuk air, bahkan disertai muntah-muntah. Pandangan mata berkunang-kunang, dunia seperti berputar,” kata Ferry.

Kala itulah seorang teman menganjurkan saya minum obat herbal Ling Shen Yao, yang menurut informasi pasien kemoterapi dan radiasi seperti saya sudah banyak tertolong dengan obat ini. Langsung saya minum Ling Shen Yao Maret 2010. Benar saja, dalam seminggu kondisi saya pulih, siap melanjutkan kemoterapi dan radiasi di Singapura. Ternyata betul saat kembali menjalani kemo dan radiasi dengan waktu selang seling, jeda beberapa hari, kondisi fisik saya kuat sebagaimana sebelumnya. Saya tetap segar seperti biasanya, sehingga di sela-sela waktu pengobatan tersebut, saya bisa mengisi hari-hari dengan membaca, menulis, bahkan bermain dengan anak,” kata Ferry.

“Sungguh, tidak pernah saya bayangkan bakal bisa sembuh seperti saat ini. Dua dokter ahli yang menangani saya di Singapura, (ahli radiasi) sempat memastikan bahwa kedua mata saya akan buta, minimal sebelah kiri akibat efek radiasi atau penyinaran dan kemoterapi untuk mematikan sel kanker di rongga hidung yang hanya berjarak beberapa milimeter dari mata. Mulanya, sebelum minum obat herbal Ling Shen Yao, memang betul pandangan kedua mata saya kabur, apalagi yang kiri nyaris tak bisa melihat. Puji Tuhan, setelah meminum obat ini, penglihatan saya normal kembali dan bisa melanjutkan kemoterapi dan penyinaran sesuai rencana dokter Singapura,” kata Ferry.

“Usai menjalani kemo dan radiasi, saya tetap konsumsi obat herbal Ling Shen Yao ini. Makin hari makin baik, rasa sakit di hidung tempat bersarangnya kanker kelenjar getah bening itu makin ringan. Badan juga makin kuat, hingga enam bulan setelah itu, tepatnya 20 September 2010, saya kembali kontrol ke Rumah Sakit di Singapura. Hasil PET CT scan menyatakan penyakit saya telah sembuh, rongga hidung tempat bersarangnya kanker kelenjar bening tersebut telah bersih. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan medis lainnya, juga membuktikan hal yang sama, saya telah terbebas dari kanker kelenjar getah bening. Dokter itu menyatakan saya telah sembuh total,” kata Ferry, bahagia. obat kanker tulang

Kisah Nyata Penderita Kanker Kantong Kemih Yang Sembuh

Bermula dari susah menahan kencing, setelah diperiksa oleh Dokter Ahli Kelamin dan Ahli Kanker di sebuah rumah sakit di Malang, Jawa Timur, ternyata ada benjolan seukuran buah jeruk di kantong kemih Agus (45 tahun). Hasil biopsy tanggal 23 April 2007, memastikan benjolan tersebut adalah kanker ganas. Agus menjalani operasi dilanjutkan kemoterapi sebanyak 8 kali.

“Hasilnya tidak berubah. Saya tetap tidak bisa menahan kencing. Kencing langsung mengucur tanpa terasa bahkan hampir tiap kali bangun tidur, saya seperti bayi, mengompol. Akibatnya, saya tidak bisa menjalankan ibadah shalat dengan sempurna, bahkan makin hari fisik saya makin lemah. Parahnya, dua bulan setelah operasi, tumbuh lagi benjolan di tempat semula, kondisi saya semakin parah dan terkapar di tempat tidur,” kata Agus.

“Waktu tumbuh lagi benjolan di tempat semula setelah dua bulan dioperasi, dokter mengharuskan operasi kembali. Namun saya tolak, karena di samping biayanya cukup mahal, rasa sakit dan siksaan yang harus saya jalani pasca operasi sungguh menyiksa. Saya benar-benar tidak kuat. Saat itu lah saya pasrah dan sempat membayangkan yang terburuk dalam hidup ini, yakni kematian. Tubuh saya makin lemah, jangankan beraktivitas, berjalan saja sempoyongan dan sangat mengkhawatirkan seluruh anggota keluarga. Semua membayangkan saya tidak akan berumur panjang,” kata bapak dua orang anak itu.

Salah seorang kakak iparnya, memperoleh informasi atas kesembuhan seorang penderita kanker usus di daerah Batu Malang yang sembuh setelah tiga bulan mengkonsumsi Obat Herbal Ling Shen Yao. Pertengahan Desember 2007, saya konsumsi Ling Shen Yao. Seminggu pertama perut di sekitar kantong kemih saya rasanya seperti ditusuk-tusuk. Namun saya biarkan, karena makin lama rasa sakitnya makin berkurang. Ternyata benar, dalam waktu 20 hari sedikit demi sedikit saya mulai bisa menahan kencing, badan mulai segar, tidak lemah lagi. Lebih dari itu, makan dan tidur pun mulai enak. Sejak itulah saya intensifkan terus minum Ling Shen Yao.

Hasilnya dalam waktu dua bulan seluruh penyakit yang saya idap, tuntas. Tanggal 28 Februari 2008 lalu, saya cek ke rumah sakit, dokter tercengang, ternyata benjolan di kantong kemih saya sudah bersih dan dokter pun menyatakan saya telah sembuh dari kanker ganas kantong kemih. Meski demikian, dokter masih menganjurkan saya agar tetap mengkonsumsi obat yang selama ini saya konsumsi, untuk menjaga agar penyakit mematikan yang sempat saya idap itu tidak kembali lagi,”kata Agus.

Kisah Nyata Pasien Kanker Payudara Yang Pulih

“Kisah Nyata Terbebas dari Kanker Payudara”

Saat merayakan tahun baru 2001, tiba-tiba Netty merasakan denyutan di payudara kirinya. Semula ia pikir itu denyutan biasa. Makin hari, denyutan itu semakin menimbulkan rasa sakit. Ketika dia periksa ke dokter, dinyatakan hanya kelenjar biasa. Namun sebulan kemudian, denyutan itu kian meradang.

Diberi obat, namun rasa sakitnya tak hilang juga. Bahkan, selain rasa sakit tersebut mulai menjalar ke punggung dan lengan kiri, kaki kirinya pun mulai bengkak, lebam seperti orang mengidap sakit beri-beri. “Besar sekali, betis saya ukurannya hampir sama dengan ukuran paha,” kata Netty.

Kian hari kian menyiksa. Tidak berselera makan, suhu badannya tinggi dan jantungnya pun berdebar-debar. Menyadari kondisinya yang kian memburuk itu, bersama suaminya, pertengahan tahun 2001, Netty berobat ke Pekanbaru. Diagnosanya saat itu kanker payudara. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, dokter mengharuskan segera operasi pengangkatan benjolan di payudara tersebut. “Untuk operasi, terus terang saya takut, karena banyak kejadian, setelah operasi, kankernya malah lebih ganas,” kata Netty.

Netty memutuskan tidak jadi dioperasi. Sejak itulah ia melakukan berbagai pengobatan hingga ke Singapura namun belum juga membuahkan hasil. Siang malam Netty meradang menahan sakit. Selain bobot tubuhnya turun karena tidak berselera makan, rambutnya pun mulai rontok, karena sakit kepala yang berkepanjangan. Berbagai pengobatan alternatif juga telah dia upayakan, juga tidak membuahkan hasil. Malahan, rasa sakit yang sebelumnya cuma menyerang bagian kiri, telah menjalar ke bagian kanan.

“Di payudara kanan saya pun telah tumbuh pula benjolan baru. Rasa sakitnya pun menjalar ke punggung belakang, lengan hingga ke kaki. Kedua kaki saya pun akhirnya bengkak pula. Saat itulah, saya benar-benar membayangkan tidak akan berumur panjang,” kata Netty.

Pada masa-masa puncak menahan sakit itulah anak keduanya, membaca artikel tentang Ling Shen Yao di sebuah tabloid wanita. “Langsung saya coba. Alhamdulillah, hanya dalam waktu tiga hari, langsung ada perubahan terhadap fisik saya. Rasa sakitnya mulai berkurang. Pikiran mulai tenang, makan mulai mau dan saya pun tidak gelisah lagi. Khasiat nyata makin terasa, setelah dua minggu. Selain bengkak di kedua kaki sudah menyusut, sakit kepala pun hilang. Suhu badan tidak tinggi lagi, bahkan jantung saya pun tidak berdebar-debar lagi. Sejak itulah, kian waktu saya rasakan tubuh saya kian sehat. Percaya diri saya pun pulih kembali,” kata Netty.

Walau baru enam bulan ia mengkonsumsi Ling Shen Yao, dia merasakan badannya sudah benar-benar sehat, terbukti benjolan di kedua payudaranya sudah mengecil. Netty tetap terus mengkonsumsi serbuk tersebut. “Makin lama, benjolannya makin kecil dan akhirnya hilang sama sekali. Terakhir awal Januari 2003 lalu, saya kontrol ke  Malaysia. Dokter yang memeriksa saya memastikan, bahwa tidak ada kanker lagi di kedua payudara saya, bahkan seluruh tubuh saya pun dia pastikan bebas dari kanker. Saya bersyukur Alhamdulillah, atas kesembuhan itu,” kata Netty.

Kisah Nyata Penderita Kanker Prostat Yang Pulih

“Terbebas dari Kanker Prostat Ganas”

“Tanggal 5 November 2007 saya terserang demam tinggi. Bersamaan itu, kencing saya tersendat, makin hari makin parah, tak menetes sama sekali. Tanggal 12 November diperiksa di sebuah rumah sakit terkemuka di kota Pekanbaru, ternyata saya mengidap kanker prostat ganas dengan angka PSA 68,22. (Waktu itu, perihal kanker ganas yang saya idap tersebut, masih dirahasiakan anak dan istri kepada saya). Dokter mengharuskan operasi. Namun istri mencoba solusi lain. Tanggal 13 November, saya minum obat herbal Ling Shen Yao. Setelah diminum satu hari, badan langsung enak, tidur nyenyak dan selera makan pun pulih. Bersamaan itu, kencing saya pun bisa keluar sedikit-sedikit. Karena penasaran akan penyakit yang saya idap, tanggal 15 November saya diboyong istri dan anak-anak berobat ke Singapura. Di Bandara Simpang Tiga Pekanbaru, saya mengintip diagnosa dokter yang selama ini dirahasiakan istri. Saya langsung menangis mendapati kenyataan, penyakit yang saya idap adalah kanker prostat ganas. Saya syok, stress dan airmata langsung menetes tak terbendung, menangis, sehingga mengundang perhatian orang-orang yang ada di ruang tunggu Bandara,” kata Anton.

“Sepanjang perjalanan saya menangis, sedih sekali membayangkan kematian yang sudah di hadapan mata. Mungkin karena stress dan depressi berat serta lelah di perjalanan, pemeriksaan dokter di rumah sakit Singapura memastikan angka PSA saya naik menjadi 120. Prostat saya membengkak dan keras. Saya makin panik, dokter mengharuskan segera operasi. Untungnya, saat itu kepala tim dokternya berhalangan. Ia mendadak ke luar negeri selama dua hari. Dalam kesempatan itulah, istri dan anak-anak memboyong saya ke rumah sakit, Malaysia esok harinya, tanggal 16 November. Sementara itu obat herbal Ling Shen Yao terus saya konsumsi dan saya pun berusaha menenangkan batin dan mencoba berpasrah diri kepada Tuhan. Saat diperiksa oleh dokter ahli urology, dokter itu bertanya, selama ini mengonsumsi obat apa? Istri saya mengatakan, kalau saya hanya mengkonsumsi obat herbal Ling Shen Yao dari Indonesia. Dokter tersebut malah tidak menganjurkan operasi dan hanya memberikan anti biotik untuk tiga hari. Saya pun makin intensifkan minum Ling Shen Yao. Esok harinya kencing saya mulai agak lancar dan kami pun dibolehkan pulang ke Pekanbaru,” kata Anton.

“Selanjutnya, saya hanya mengandalkan obat herbal herbal Ling Shen Yao, tanpa tambahan obat lain. Makin hari, kondisi saya makin baik, kencing makin lancar dan dalam sebulan, kencing saya benar-benar lancar. Tanggal 15 Desember 2007, saya kontrol lagi ke Malaka, angka PSA saya turun menjadi 19,22. Saya senang sekali, pintu kehidupan kembali terbuka untuk saya. Ling Shen Yao terus saya konsumsi. Tanggal 4 Maret 2008 saya periksa lagi ke Malaka, angka PSA saya menjadi 5,3. Terakhir tanggal 14 April 2008, hasil pemeriksaan di rumah sakit yang sama menunjukkan angka PSA saya menjadi 4,7. Dokter menyatakan, 93 persen saya telah terbebas dari kanker ganas prostat,” kata Anton.

Kisah Nyata Pasien Kanker Anus Yang Pulih

Gangguan  kesehatan, utamanya menyangkut lambung telah dirasakan Aisyah sejak 5 tahun lalu. “Waktu itu dokter hanya memastikan saya mengidap penyakit maag kronis. Hampir tiap hari saya mengalami gangguan lambung, ” Kata Aisyah.

Makin tahun makin parah. “Sakitnya makin menyiksa, bahkan mulai kesulitan buang air besar. Diagnosa dokter kemudian malah menyatakan, saya mengidap penyakit Ambeien. Tapi, makin diberi obat malah makin sakit. Akhirnya saya periksa ke Dokter Ahli yang lain, pertengahan 2003. Saat itulah diketahui, ada benjolan seukuran telur ayam kampung di anus saya. Ternyata apa yang saya khawatirkan selama ini, benar. Karena suatu kali pernah saya raba, ada benjolan di pembuangan tersebut. Dokter mengatakan jenis kanker dan harus operasi. Mendengar operasi, nyali saya ciut. Terus terang saya takut menghadapi operasi. Akibatnya saya makin tersiksa,” kata Aisyah.

Karena menumpuknya kotoran di dalam perut, membuat kondisinya makin parah.”Perut saya makin begah, nafas saya makin sesak. Jantung saya juga makin mudah berdebar dengan detak yang tidak teratur. Seluruh badan juga mulai kuning, karena liver saya juga terganggu. Bahkan saya juga nyaris tidak kuat melangkahkan kaki. Selain Pandangan mata berkunang-kunang, kalau berjalan sempoyongan. Sejak itulah saya terkapar di tempat tidur, hingga kawan-kawan berdatangan membesuk,” kata Aisyah.

Hingga suatu hari, guru SMP yang tidak jauh dari rumahnya, datang memberitahu, bahwa sebelumya dia juga mengidap penyakit kanker, berhasil disembuhkan dengan obat herbal Ling Shen Yao. “Alhamdulillah, lewat obat itulah akhirnya Alloh menyelamatkan nyawa saya,” kata Aisyah.

“Saya masih ingat, seminggu setelah minum air godogan obat tersebut, benjolan di anus saya langsung pecah. Baunya busuk sekali. Seiring itu, keluarlah tinja yang selama ini menumpuk di perut saya. Makin hari, perut makin ringan, seiring makin banyaknya kotoran yang keluar. Seiring itu pula, rasa sakit di sekujur tubuh hilang. Saya intensifkan terus minum Ling Shen Yao. Hampir enam bulan minum obat itu, rasanya saya benar-benar sudah sembuh. Alhamdulillah, kini benjolan tersebut telah hilang. Seluruh gangguan fisik, baik sesak nafas, gangguan jantung, maag dan liver, sudah tidak ada lagi dan saya sudah bisa beraktivitas seperti sediakala,” kata Aisyah.

Kisah Nyata Penderita Kanker Hati Yang Pulih

Terbebas dari Kanker Hati

Tahun 1988, Askar (54) terkena Hepatitis A, dirawat di rumah sakit di Palembang. Setelah sembuh, beberapa bulan kemudian kambuh lagi, malah meningkat menjadi hepatitis B. Sejak itulah ia menjadi langganan rumah sakit. Tahun 2002 berobat ke sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta. Oleh dokter ahli dipastikan. Askar terkena kanker hati yang sudah parah, yakni stadium 3. “Hati saya mengeras, ada benjolan berdiameter 3 cm. Saat itu, kondisi saya sudah lemah. Mual-mual, tidak berselera makan, perut membuncit, sakit di rusuk sebelah kanan ditambah lagi gula darah juga tinggi. Pokoknya komplit penyakit saya. Saya sudah membayangkan tidak akan berumur panjang,” kata Askar.

Diakui Askar, dia memang pekerja keras sejak muda dan waktu untuk istirahat pun sangat sedikit. Pagi sekali sudah berada di toko dan pulang ke rumah tengah malam. Begitulah terus-menerus, hingga tanpa disadari tubuhnya digerogoti penyakit. “Ketika mengidap hepatitis A tahun 1988, dokter sudah mengingatkan, agar saya tidak terlalu memforsir diri dan harus banyak istirahat. Peringatan itu tidak saya hiraukan. Saya tetap dengan rutinitas sebagaimana biasa. Akibatnya, hanya beberapa bulan keluar rumah sakit, penyakit saya kambuh lagi, bahkan lebih parah, yakni meningkat menjadi hepatitis B. Lagi-lagi dokter menganjurkan, agar banyak istirahat. Namun sejak itulah saya menjadi langganan rumah sakit, tidak saja di Palembang, tetapi juga ke Jakarta. Makin lama bukannya makin sembuh, tetapi malah makin parah. Tahun 2002, saya berobat ke sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta. Di sanalah dipastikan, bahwa saya mengidap kanker hati. Menurut dokter kepada anak saya, kanker hati yang saya idap sudah stadium 3. Artinya sangat sulit untuk disembuhkan,” kata Askar.

Sejak itulah, makin hari kondisinya makin lemah, hingga akhirnya dibawa pulang lagi ke Palembang. “Jangankan untuk berjalan, duduk saja saya tidak bertenaga. Berbulan-bulan lamanya saya terkapar di tempat tidur. Bila tubuh dimiringkan ke kanan, terasa sakit di rusuk sebelah kanan. Selain itu, juga mual-mual terus dan tidak berselera makan. Perut buncit, sementara badan saya kurus dan pucat. Apalagi, setelah diperiksa, gula darah saya juga tinggi. Saat itulah, saya membayangkan tidak akan berumur panjang. Di pembaringan, saya panjatkan doa-doa dan zikir kepada Allah, untuk mencarikan jalan kesembuhan untuk saya, kata Askar.

Dalam kondisi parah itu, sekitar Januari 2003, tetangganya menganjurkan agar mencoba obat herbal Ling Shen yao. “Langsung saya coba Ling Shen Yao. Air godogannya saya minum, sebagaimana petunjuknya. Hasilnya, sangat mengejutkan. Alhamdulillah, sebulan sejak minum ramuan China ini, langsung ada perubahan. Selain mulai bertenaga, rasa sakit di atas perut bagian kanan mulai hilang. Padahal waktu itu saya cuma minum serbuk Ling Shen Yao. Obat-obatan lain sudah lama saya tinggalkan. Sayapun makin intensif minum Ling Shen Yao. Memasuki bulan ketiga, saya bisa beraktivitas kembali menjalankan usaha. Bulan keempat, saat saya merasa benar-benar sehat, saya datang lagi ke Jakarta, untuk kontrol ke rumah sakit semula. Dalam pemeriksaan itu terlihat, penyakit saya tinggal 20 persen. Benjolannya Cuma nampak berupa titik kecil. Saya pun pulang ke Palembang. Terakhir 25 Juni 2003, saya ke rumah sakit itu lagi untuk cek up. Dokter itu terkejut. Ternyata hati saya sudah bersih, tidak ada benjolan lagi dan hati saya pun sudah bekerja normal sebagaimana layaknya orang sehat. Hal itu di buktikan dengan USG, CT Scan dan laboratorium. Alhamdulillah, saya berucap syukur atas kesembuhan yang saya peroleh”, kata Askar, yang telah beraktivitas sebagaimana sediakala

Kisah Nyata Penderita Kanker Rahim Yang Pulih

Kanker Rahim Stadium 2B Nyaris Merenggut Nyawa Saya

“Awal April 2002, saya berobat ke Dokter Ahli Penyakit Dalam, lalu dirujuk ke Dokter Ahli Kandungan. setalah menjalani pemeriksaan yang lebih teliti, diketahui saya mengidap kanker rahim stadium 2B yang jenisnya tergolong ganas. Penyakit mematikan tersebut, begitu cepat menjalari seluruh rahim bahkan nyaris menggerogoti ginjal saya,” kata Omi.

“Dokter tidak berani melakukan tindakan operasi, karena takut mengganggu fungsi tubuh lain yang lebih vital. Dokter sepertinya angkat tangan dan memberi isyarat agar mencari pengobatan lain. Meski demikian, saya masih sempat menjalani satu kali kemoterapi,” kata Omi.

Atas pengalaman salah seorang keluarganya yang sembuh dari benjolan di anus, menggunakan Obat Herbal Ling Shen Yao, Omi mengkonsumsi Obat tersebut, “Hasilnya Alhamdulillah, dalam satu minggu terjadi perubahan besar. Selain fisik, saya rasanya makin enak dari hari ke hari, seiring itu keluar pelan-pelan serpihan-serpihan daging terkadang menyerupai darah kental seperti  hati ayam, setiap kali saya buang air kecil. Makin lama makin banyak, rasa sakitnya pun semakin berkurang dan selera makan saya juga makin membaik. Seiring itu suhu badan saya juga makin normal, sehingga tidur pun mulai nyenyak,” kata Omi.

“Saya hanya mengkonsumsi Obat Herbal Ling Shen Yao, sama sekali tidak minum obat-obatan lain. Tiga bulan setelah meminumnya, saya kembali check up ke rumah sakit semula. Setelah dilakukan pemeriksaan lewat USG, dokter mengatakan, rahim saya sudah bersih dari kanker. Kurang yakin dengan pemeriksaan tersebut, saya periksa lagi, hasilnya sama, dipastikan tidak ada lagi tanda-tanda kanker di rahim saya. Alhamdulillah, akhirnya saya terbebas dari kanker rahim, lewat Obat Herbal Ling Shen Yao,”  kata Omi.

Kisah Nyata Pasien Kanker Usus Yang Pulih

Kanker Usus Stadium 2B Nyaris Merenggut Nyawaku

“Bermula dari sakit maag biasa sejak SMA hingga akhirnya kronis, meningkat jadi tukak lambung yang tak sembuh-sembuh dan menjalar ke usus besar, kemudian mengeras dan tumbuh menjadi kanker usus stadium 2B. Namun, karena tingkat stress yang tinggi hingga menyelesaikan kuliah di Yogyakarta sampai memasuki dunia kerja, awal tahun 2005 saya benar-benar terkapar. Setelah dideteksi dokter lewat colonoscopy, endoscopy dan tes darah di laboratorium, membuktikan saya mengidap kanker usus yang sudah membahayakan. Hampir 2 tahun saya tidak bisa beraktivitas,” kata Rini.

“Saya disarankan harus segera operasi. Namun, karena takut dan tidak ada jaminan penyakit saya bisa tuntas pasca operasi, maka saya menghindari cara tersebut. Berbagai pengobatan akhirnya saya tempuh, berbagai macam obat-obatan pun telah saya konsumsi, namun tak satupun yang membuahkan hasil. Malah kondisi saya makin parah. Tidak saja parah secara fisik, tetapi sudah menjalar ke psikis. Hampir tiap hari bayang-bayang kematian menghantui saya. Siang malam saya tidak bisa tidur, kesakitan terus menerus, menangis dan sering berteriak-teriak menahan sakit. Selera makan pun hilang. Kondisi saya waktu itu benar-benar sudah berada di titik nol. Saya benar-benar sudah terkapar tak berdaya di tempat tidur. Jangankan untuk berjalan, bangun saja susah, musti dipapah bila ingin ke kamar mandi atau ke ruangan lain di rumah. Saking parahnya, saya ketakutan bila melihat orang yang berkunjung ke rumah. Tidak bisa mendengar TV, Radio ataupun suara gaduh lainnya, membuat jantung saya berdebar. Saya benar-benar sudah sakit lahir batin. Tidak hanya itu, kadang-kadang nafas saya juga sesak. Pokoknya benar-benar sudah seperti orang yang mendekati kematian. Saya pun sudah membayangkan hal tersebut,” kata ibu 5 orang anak. obat kanker mulut rahim

“Akhirnya lewat sebuah media wanita terbitan Jakarta, suami saya membaca kisah kesembuhan seorang pengidap kanker yang penderitaannya hampir sama dengan saya, menggunakan Obat Herbal Ling Shen Yao. Tanpa pikir panjang, suami saya langsung membeli obat tersebut. Tanggal 25 Nopember 2006 pertamakali saya mengonsumsi Obat Herbal Ling Shen Yao. Saat itu kondisi saya sedang parah-parahnya, perut sakit sekali seperti ditusuk-tusuk, panas dan seperti mau pecah. Dua minggu setelah minum Ling Shen Yao, lewat BAB (buang air besar) keluar darah dan daging bergumpal-gumpal. Mulanya saya sempat ketakutan, namun karena makin lama rasa sakitnya makin berkurang, fisik rasanya makin kuat dan selera makan pun membaik, akhirnya saya intensifkan minum Ling Shen Yao. Sedang obat-obatan lain saya stop,” kata Rini.

“Waktu berjalan, Ling Shen Yao pun terus saya konsumsi. Februari 2007, kondisi saya benar-benar sudah pulih. Saya bisa beraktivitas, tidak saja di dalam rumah, tetapi juga sudah bisa bepergian. Bahkan di tahun yang sama, saya melaksanakan resepsi pernikahan anak saya. Sejak itulah kondisi fisik saya makin baik, hingga akhirnya kini saya benar-benar merasa sudah sembuh. Tak ada ada lagi rasa sakit di badan. Pikiran pun tenang, pokoknya semua sudah normal,” kata Rini.

Kisah Nyata Pasien Kanker Paru Yang Sembuh

Pulih dari Kanker Paru-paru Stadium 3

Mungkin akibat merokok sejak muda, tiga tahun belakangan Wandi (62) mengalami gangguan pernafasan yang sangat menyiksa disertai batuk berat yang tidak sembuh-sembuh. “Semula saya pikir bawaan usia,sehingga tidak begitu saya hiraukan. Namun awal maret 2007, tiba-tiba tenggorokan saya seperti dicekik, dada sakit dan sulit bernafas. Saya dilarikan ke rumah sakit besar di Semarang dan ditangani langsung oleh dokter ahli paru-paru. Saat itulah diketahui, saya mengidap kanker paru-paru stadium 3,” kata Wandi.

“Dunia benar-benar seperti kiamat ketika tahu saya mengidap kanker paru-paru stadium 3. Apalagi dokter mengharuskan kemoterapi, nyali saya benar-benar ciut, seakan kematian sudah di ujung mata. Sebab seorang tetangga saya meninggal saat menjalani kemo, padahal kankernya belum separah saya. Apalagi ketika dokter mengharuskan obat yang harga per butirnya sembilan ratus ribu rupiah dimana saya harus minum sebutir sehari, saya benar-benar tak sanggup menjalani keduanya,” kata Wandi.

Mei 2007, saya diboyong ke Jakarta. Menurut dokter ahli kanker sebuah rumah sakit, memberikan diagnosa yang sama dengan rumah sakit Semarang, kanker paru-paru stadium lanjut dan saya harus menjalani pengobatan yang serupa pula. Lagi-lagi saya tolak. Namun saat itulah, seorang kerabat memberikan informasi tentang obat herbal Ling Shen Yao. Minggu pertama minum Ling Shen Yao, belum terasa perubahan yang berarti. Namun minggu ketiga, batuk mulai reda, nafas mulai ringan, rasa sakit pun mulai berkurang. Saat itulah saya memperoleh titik terang akan kesembuhan,” kata Wandi.

“Akhir bulan kedua, kondisi saya benar-benar membaik drastis. Batuk yang semula berkepanjangan, nafas sesak, dada sakit, tak bertenaga dan pandangan berkunang-kunang, tiba-tiba semua menjadi reda dan enteng. Makin saya intensifkan minum Obat Herbal Ling Shen Yao. Semangat hidup pun muncul kembali. Tanggal 18 Juli 2007, saya kontrol ke rumah sakit semula di semarang. Dokter yang memeriksa pun heran atas kesembuhan yang saya peroleh. Baik lewat peralatan konvensional maupun peralatan modern lainnya, termasuk CT-scan, membuktikan paru-paru saya bersih tidak ada tanda-tanda kanker maupun penyakit lain, termasuk pembuluh darah dan komponen pendukung lainnya, juga normal. Dokter itu pun menyatakan saya sembuh dari kanker paru-paru. Meski demikian saya harus menghentikan kebiasaan merokok. Sejak itulah saya mulai menikmati hidup kembali dan bisa beraktivitas seperti sediakala,” kata Wandi.

Kisah Nyata Penderita Kanker Ganas Di Punggung Yang Sembuh

Pulih dari Kanker Ganas Di Punggung

Akhir tahun 2006 Lisma (36) merasakan ada benjolan yang mengganjal di punggung kiri bagian atas. “Semula saya pikir bisul. Tapi, saat dilihat oleh suami saya, tidak ada mata bisulnya. Makanya kami biarkan saja. Namun makin  lama makin membesar, hingga saat mencapai ukuran bola pingpong, baru menimbulkan rasa sakit. Makin lama makin parah, hingga benar-benar meradang. Jangankan tersenggol benda keras, tertindih saat tidur saja, saya bisa kelojotan menahan sakit. Sejak itulah saya selalu tidur miring, sehingga membuat hari-hari makin tidak nyaman. Lalu saya periksakan ke rumah sakit. Diketahui, ternyata saya mengidap kanker. Untuk lebih meyakinkan, Saya periksakan lagi ke rumah sakit yang lebih besar di kota Jambi, hasilnya sama, kanker punggung stadium 2 B. Operasi pengangkatan tumor itupun dilakukan. Namun, setahun kemudian setelah saya pindah tugas, tumbuh lagi benjolan baru di tempat semula, ukurannya pun sempat membesar dan mulai meradang. Untuk menjalani operasi kembali, rasanya saya tidak kuat. Karena penyembuhan pasca operasi sebelumnya sungguh rumit dan makan waktu lama, karena berada di posisi yang sering digerakkan. Apalagi untuk tidur telentang, susah sekali. Beruntung, saat suami saya tugas ke Jakarta, dia memperoleh obat herbal Ling Shen Yao,” kata Lisma.

“Pertamakali saya minum obat herbal Ling Shen Yao tablet tanggal 23 Desember 2007. Dua minggu pertama belum ada reaksi apa-apa. Baru memasuki minggu ketiga, rasa sakit di punggung mulai berkurang. Makin saya intensifkan minum Obat Ling Shen Yao. Benjolan yang semula sudah hampir seukuran telur ayam, secara perlahan mengecil yang dalam waktu empat bulan lenyap sama sekali tanpa operasi,” kata Lisma.

“Sebenarnya, sebulan pertama setelah minum Ling Shen Yao, rasa sakit di punggung saya sudah hilang. Hanya tinggal denyutan kecil. Sedangkan benjolannya mengecil secara perlahan namun pasti dalam waktu 4 bulan. Saya juga tidak tahu, bagaimana proses hilangnya benjolan tersebut entah keluar lewat mana. Cuma yang jelas, selama saya minum obat ini, air seni saya memang berwarna agak keruh dari hari biasanya. Begitu pula keringat saya keluar agak banyak dari sebelumnya. Apalagi buang air besar (BAB) juga lebih lancar dan banyak dari sebelum minum obat ini. Hebatnya lagi, menstruasi saya yang sebelumnya kurang teratur dan cenderung menimbulkan rasa sakit bila datang bulan, setelah minum obat herbal Ling Shen Yao, menjadi lebih teratur dan sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit. Satu hal yang sangat menggembirakan, dulu saya mudah lelah dalam beraktivitas rutin, baik di sekolah maupun di rumah. Sekarang rasanya semangat kerja saya lebih tinggi dari sebelum sakit. Daya pikir pun rasanya jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Lisma, bahagia.


Pengenalan Ling Shen Yao

Ling Shen Yao merupakan Pilihan Tepat Pengobatan Alternatif dan Komplementer, Terapi tanpa operasi, alami, aman, berkhasiat, berkualitas dan teregistrasi di BPOM juga teruji secara klinis merupakan terapi yang dibutuhkan begitu banyak penderita Miom, Kista, Endometriosis, Kanker, Tumor, dan penyakit kronis lainnya.

Dan Ling Shen Yao menjawab semua kebutuhan itu.

PENGOBATAN TANPA OPERASI

  • Dengan metoda adaptogen, obat bekerja secara holistik menuntaskan Miom/Kista/Kanker/Tumor hingga ke akarnya.
  • Selain sifatnya yang rekontruktif, obat herbal juga mampu menyembuhkan penyakt secara keseluruhan, bersifat kuratif.
  • Zat aktif pada obat herbal dapat membantu dalam perbaikan sel maupun jaringan rusak yang ada pada tubuh yang terserang penyakit.
  • Obat herbal Ling Shen Yao mampu memperbaiki fungsi organ tubuh yang mengalami kerusakan akibat penyakit kanker nasofaring Gajah Putih.

KEMASAN VARIAN

Botol berisi 10 Kapsul, NO, POM TR. 193-333 941 (untuk 3 hari konsumsi)
Serbuk berisi 10 sachet, NO POM TR 023 216 331 (untuk 10 hari konsumsi)

Manfaat dan Keunggulan Ling Shen Yao obat kanker nasofaring

Manfaat dan Keamanan Ling Shen Yao Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Ling Shen Yao telah teruji terhadap sel kanker secara in vitro di Departemen Farmasi ITB, sebagai berikut:

  • Uji Sel Kanker Ovarium (Sel SK-OV)*
  • Uji Sel Kanker Payudara (T47D)*
  • Uji Immunostimulant (untuk daya tahan tubuh)
  • Uji Toksisitas Akut (untuk keamanan pasien, tidak berbahaya bagi lambung dan ginjal)

Hasilnya menunjukkan bahwa Ling Shen Yao menghambat dan menekan perkembangan sel kanker.

Uji Immunostimulasi**

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ling Shen Yao bermanfaat sebagai pengobatan terhadap kanker dan tumor, serta meningkatkan imunitas dan membantu menormalisasi metabolism tubuh.

Sumber Laporan Penelitian:

*A.A. Soemardji, Tan, M.I., (2003), Laporan Penelitian: Pengaruh Tablet Jamu “Ling Shen Yao” terhadap Sel Kanker Payudara dan Ovarium, Departemen Farmasi FMIPA ITB)
** Iwo, M.I., A.A. Soemardji., (2003), Laporan Penelitian: Uji Efek Imunostimulasi Tablet “Ling Shen Yao”, PT. Tiga Puspa, Departemen Farmasi FMIPA ITB.

Metode dan cara kerja Ling Shen Yao dalam membantu penderita kanker, kista, miom, tumor, endometriosis cukup unik yaitu dengan metode Adaptogen.

Metoda adaptogen adalah suatu metoda yang ditemukan oleh ilmuwan jepang yang digunakan sebagai dasar pengobatan yang aman dan efektif, sehingga dimanapun letak kankernya dapat diatasi dengan metode Adaptogen ini.

Metoda adaptogen memiliki 3 kriteria sebagai berikut:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menormalisasi/memperbaiki metabolisme tubuh
  • Tidak mengandung efek samping dan dapat dikonsumsi oleh segala usia maupun orang hamil.

Ling Shen Yao Berkhasiat:

  • Membantu menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker.
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh (immunostimulant).
  • Melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.
  • Membantu menormalisasi metabolisme tubuh.
  • Meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi lainnya.
  • Membantu mengatasi gangguan kehamilan.

Apa Kata Mereka Yang Sudah Sembuh Dari Keluhan Kanker Nasofaring

Ini hanya sebagian dari ribuan penderita yang telah sembuh dengan Ling Shen Yao, Anda dapat memeriksa kesaksian mereka satu persatu

Apa Kata Mereka Di Sosial Media Tentang obat kanker nasofaring Ling Shen Yao


Anda Juga Bisa Sembuh Hingga Tuntas Tanpa Bekas Seperti Mereka

Sembuh dan tidak kambuh hancurkan kanker nasofaring hingga tuntas ke akarnya dengan mengkonsumsi Ling Shen Yao obat kanker nasofaring Gajah Putih

Jual Ling Shen Yao Serbuk obat kanker nasofaring Gajah Putih


Kumpulan Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Pasien

Apakah Ada Efek Sampingnya?

Ling Shen Yao aman dikonsumsi karena terbuat dari 100% bahan alami dan tidak menimbulkan efek samping.

Bisa dikonsumsi segala usia, anak-anak, ibu hamil dan menyusui. Keamanannya dijamin oleh BPOM dengan no registrasi yaitu TR.193333941 (Kapsul) dan TR.023216331 (Serbuk).

Kandungan probiotiknya bersahabat dengan bakteri baik di dalam tubuh sehingga tidak membebani lambung atau meninggalkan residu (ampas) di ginjal dan liver.

Uji klinis toksisitas membuktikan keamanannya, uji toksisitas adalah uji produk dengan 50x dari dosis normal, hasilnya 100% aman.

Ling Shen Yao dapat dikonsumsi oleh mereka yang sedang sakit untuk pengobatan, juga dapat dikonsumsi sebagai pencegahan untuk menjaga kesehatan.

Berapa Dosisnya?

Serbuk :
Stadium awal –> 1 sachet/hari
Stadium lanjut & berat –> 1,5 sd 2 sachet/hari

Kapsul :
3 x 1 kapsul/hari

Bagaimana Cara Minumnya?

Kapsul :
– Bisa langsung di minum
– Bisa diminum sebelum atau sesudah makan
– Bisa diminum degan air hangat

Serbuk :
– 1 sachet dicampur dengan 1 liter air
– Digodok dengan api sedang sampai mendidih, sambil sesekali diaduk
– Saring untuk memisahkan ampasnya
– Airnya diminum 4 kali. Pagi, siang, sore dan malam masing-masing 1 gelas 200ml
– Gunakan panci keramik, tanah liat/pyrex atau enamel. Hindari panci stainless atau alumunium!
– Bisa diminum sebelum atau sesudah makanan
– Air godokan yang diminum nanti bisa di simpan di termos atau wadah seperti tupperware.
– Ampas sisa godokan tadi, bisa digodok kembali dengan 3 gelas air untuk diminum anggota keluarga (menjaga kesehatan)

Bagus Mana Serbuk Atau Kapsul?

Khasiat keduanya sama saja. Hanya beda bentuk sediaan. Kapsul cocok untuk anda yang suka simple / tidak mau repot. Serbuk cocok untuk anda yang ingin lebih hemat.

Untuk Anda yang tidak bisa minum jamu (pahit) lebih cocok pakai yang kapsul.

Untuk Anda yang tidak bisa minum kapsul, lebih cocok minum yang serbuk (memang agak merepotkan sedikit untuk memasaknya tapi lebih hemat dapat dikonsumsi oleh keluarga sebagai supplemen)

Berapa Lama Reaksinya Akan Terasa?

Setiap penderita bisa merasakan khasiat Ling Shen Yao berbeda-beda, ada yang cepat ada juga yang lama. Tergantung dari kondisi fisik masing-masing dalam menyerap ramuan.

Namun secara umum lama pengobatan untuk penderita tahap awal antara 1 sd 3 bulan, penderita tahap lanjut dan berat antara 3 sd 6 bulan dan 6 sd 12 bulan.

Sebaiknya periksa ke dokter setiap tiga bulan untuk mengetahui progres pengobatan.

Apakah Ada Pantangan Yang Harus Dihindari?

Dalam masa pengobatan, pasien dianjurkan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak (kolesterol), jeroan, makanan yang mengandung bahan kimia (pengawet, pewarna, perasa), dan kurangi makanan yang berasal dari hewani (daging, telur, susu, keju, mentega). Jika tidak bisa merubah kebiasaan makan secara total, bisa secara bertahap. Asalkan dikurangi makanan yang harus dihindari tersebut.

Dianjurkan pola makanan vegetarian.

Artikel lainnya:

  • Distributor Herbal Sinshe Kanker Vulva Wih Pesam
  • Agen Obat Mujarab Kanker Testis Timang Gajah
  • Jual Ramuan Alami Kanker Tiroid Pintu Rime Gayo
  • Diskon Herbal Alami Kanker Mata Bener Kelipah
  • Beli Jamu Ampuh Kanker Telinga Syiah Utama
  • Grosir Ramuan Ampuh Kanker Mulut Rahim Bukit
  • Reseller Herbal Tradisional Kanker Tenggorokan Permata
  • Promo Obat Tradisional Kanker Leher Bandar
  • Pusat Obat Sinshe Kanker Tulang Mesidah